{"id":9708,"date":"2023-11-07T00:25:00","date_gmt":"2023-11-06T16:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/instantkarmamag.com\/article\/denpasar-love-it-or-leave-it\/"},"modified":"2024-05-24T18:02:10","modified_gmt":"2024-05-24T10:02:10","slug":"denpasar-ibu-kota-bali","status":"publish","type":"article","link":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/artikel\/denpasar-ibu-kota-bali\/","title":{"rendered":"Denpasar \u2013 Menjelajahi Ibu Kota Bali"},"content":{"rendered":"<div id=\"bsf_rt_marker\"><\/div><div><\/div>\n<div style=\"text-align: center;\"><iframe loading=\"lazy\" title=\"Pemutar video YouTube\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/3R9DR5PK_qM?si=qIsrmAWnvVVQmKvn\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/div>\n<div><\/div>\n<div><\/div>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><em>Denpasar merupakan kota yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dari seluruh Indonesia.<\/em><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\">Lalu lintas di kota metropolitan ini menyebabkan banyak sekali jalan dan gang yang macet. Meski banyak kebisingan, banyak orang, banyak aroma, dan banyak hiruk pikuk, kota ini memiliki daya tarik dan keistimewaan yang unik.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><em>Meskipun kemacetan bisa menjadi tantangan, dan Anda mudah tersesat, namun Anda akan menemukan diri Anda berada dalam kekacauan yang penuh warna.<\/em><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-10573\" src=\"https:\/\/mlucpnxbn6mg.i.optimole.com\/w:auto\/h:auto\/q:mauto\/process:10573\/id:825889d07e20823fcf38303cfa1907e2\/https:\/\/instantkarmamag.com\/Screenshot-2022-01-01-at-16-41-33-8-FLIPBOOK2-pdf.webp\" alt=\"kota denpasar bali menyukainya atau meninggalkannya menjelajahi tujuan\" width=\"477\" height=\"340\" title=\"\"><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Lihatlah melampaui hiruk pikuk<\/span><span data-contrast=\"none\">hiruk pikuk pusat kota Denpasar<\/span><span data-contrast=\"auto\">, dan Anda akan menemukan sesuatu yang istimewa. Mulai dari jalan bersejarah Jalan Gajah Mada (Kota Tua), keindahan patung Catur Muka dan Lapangan Puputan, pusat geografis Denpasar di Kilometer nol, dunia kain dan kafe dengan semarak bangunan bergaya kota tua di sepanjang jalan. kota tua denpasar.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Kota Tua Denpasar<\/b><\/h2>\n<p>Lebih dari satu abad yang lalu, Kerajaan Badung menyediakan tempat bagi etnis Tionghoa.<\/p>\n<p>Pada masa penjajahan Belanda kota dan pemukiman Tionghoa direorganisasi menjadi Jalan Gajah Mada dan Jalan Kartini. Akibatnya bangunan-bangunan di sana masih berdesain kolonial, dan di bawah kendali Belanda kawasan tersebut dikembangkan menjadi fungsi komersial sehingga memunculkan Pecinan atau Kampung Cina.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-30995 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/denpasar-explore-bali-1024x683.jpg\" alt=\"denpasar menjelajahi jantung ibu kota Bali\" width=\"1024\" height=\"683\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/denpasar-explore-bali-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/denpasar-explore-bali-300x200.jpg 300w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/denpasar-explore-bali-768x512.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/denpasar-explore-bali.jpg 1500w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Jalan pertama yang dijelajahi di Denpasar adalah Jalan Thamrin, di atasnya berdiri megah Puri Agung Pemecutan, kediaman kerajaan Raja Denpasar dan keluarga kerajaan Pemecutan. Arsitektur Puri Agung Pemecutan masih sangat terpelihara hingga saat ini.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Puri Agung Pemecutan hanya diperbolehkan mengambil foto di depan gerbang atau halaman kediaman karena area di dalamnya tertutup untuk umum.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Setelah menelusuri Jalan Thamrin, kini kita berbelok ke kanan, menuju Jalan Gajah Mada. Jalan ini memiliki pertokoan dengan arsitektur kuno yang masih sangat terawat. Pada tahun 60an dan 70an, Jalan Gajah Mada pernah menjadi tempat nongkrong anak muda di Denpasar, dan dahulu kala terdapat Bioskop Wisnu yang merupakan bioskop pertama di\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Yang kedua, Bioskop Indra, dibangun di ujung barat Jalan Gajah Mada. Selanjutnya didirikanlah Wisata Cinema di Jalan Thamrin yang masih ada hingga saat ini dan dikenal dengan nama Cineplex Denpasar.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_30996\" aria-describedby=\"caption-attachment-30996\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-30996 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Streets-of-Downtown-Denpasar-1024x683.jpg\" alt=\"Jalan-jalan di Pusat Kota Denpasar\" width=\"1024\" height=\"683\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Streets-of-Downtown-Denpasar-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Streets-of-Downtown-Denpasar-300x200.jpg 300w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Streets-of-Downtown-Denpasar-768x512.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Streets-of-Downtown-Denpasar.jpg 1500w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-30996\" class=\"wp-caption-text\">Jalanan Pusat Kota Denpasar \u2013 Foto oleh I Komang Sumadi Arta<\/figcaption><\/figure>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Ada pula Pasar Kumbasari yang menjual berbagai macam seni dan kerajinan Bali, serta Pasar Badung yang belakangan ini mengalami perubahan modern. Sekarang menjadi bangunan tiga lantai yang menjual produk segar, produk hewani, dan bahkan rempah-rempah yang biasanya tidak Anda temukan di pasar tradisional lainnya.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2>Jalan Sulawesi dan Penjahitnya<\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Setelah menelusuri Jalan Thamrin dan Jalan Gajah Mada, kita langsung menuju Jalan Sulawesi yang masih berada di sekitar kawasan cagar budaya Denpasar. Bagi pecinta fashion dan tekstil, jalan ini adalah surganya karena Anda akan menemukan banyak toko kain berbagai jenis di sepanjang jalan ini.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Secara historis, Jalan Sulawesi sebagian besar dihuni oleh para pedagang Arab (bahasa sehari-hari disebut <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">\u201ckampung Arab\u201d<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> atau desa Arab) dan awalnya merupakan pusat toko furnitur kayu. Seiring berjalannya waktu, sebagian besar produksi furnitur berpindah ke kawasan Kerobokan (mungkin karena lokasi tersebut lebih sibuk dan ramah wisatawan) dan pemilik toko akhirnya mengganti produknya dengan produk tekstil\/kain. Berbagai produk berbahan dasar kain bisa Anda dapatkan di sini, dengan pembelian eceran maupun grosir.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_30993\" aria-describedby=\"caption-attachment-30993\" style=\"width: 785px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-30993 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Fabric-Shop-on-Jalan-Sulawesi-Photo-by-Amelie-Jaya-785x1024.jpg\" alt=\"Toko Kain di Jalan Sulawesi - Foto oleh Amelie Jaya\" width=\"785\" height=\"1024\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Fabric-Shop-on-Jalan-Sulawesi-Photo-by-Amelie-Jaya-785x1024.jpg 785w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Fabric-Shop-on-Jalan-Sulawesi-Photo-by-Amelie-Jaya-230x300.jpg 230w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Fabric-Shop-on-Jalan-Sulawesi-Photo-by-Amelie-Jaya-768x1001.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Fabric-Shop-on-Jalan-Sulawesi-Photo-by-Amelie-Jaya-1178x1536.jpg 1178w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Fabric-Shop-on-Jalan-Sulawesi-Photo-by-Amelie-Jaya.jpg 1500w\" sizes=\"auto, (max-width: 785px) 100vw, 785px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-30993\" class=\"wp-caption-text\">Toko Kain di Jalan Sulawesi \u2013 Foto oleh Amelie Jaya<\/figcaption><\/figure>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Usai berbelanja di Jalan Sulawesi, Anda bisa bersantai sejenak di kafe dan kedai kopi jaman dulu seperti Bhineka Djaja yang masih mempertahankan nuansa kota tua tersebut.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-30992 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/bhineka-djaja-kopi-bali-original-shop-in-denpasar-847x1024.jpg\" alt=\"toko bhineka djaja kopi bali original di denpasar\" width=\"847\" height=\"1024\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/bhineka-djaja-kopi-bali-original-shop-in-denpasar-847x1024.jpg 847w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/bhineka-djaja-kopi-bali-original-shop-in-denpasar-248x300.jpg 248w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/bhineka-djaja-kopi-bali-original-shop-in-denpasar-768x929.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/bhineka-djaja-kopi-bali-original-shop-in-denpasar-1270x1536.jpg 1270w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/bhineka-djaja-kopi-bali-original-shop-in-denpasar-1694x2048.jpg 1694w\" sizes=\"auto, (max-width: 847px) 100vw, 847px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2>Catur Muka<\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Kami melanjutkan perjalanan menuju Patung Catur Muka yang merupakan Kilometer Nol di letak geografis Denpasar. Patung Catur Muka didirikan pada tahun 1973 oleh seniman ternama Bali bernama I Gusti Nyoman Lempad yang berasal dari desa Ubud. Patung ini terbuat dari batu granit dan berdiri setinggi 9 meter.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_30991\" aria-describedby=\"caption-attachment-30991\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-30991 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/denpasar-catur-muka-statue-1024x683.jpg\" alt=\"patung denpasar catur muka\" width=\"1024\" height=\"683\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/denpasar-catur-muka-statue-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/denpasar-catur-muka-statue-300x200.jpg 300w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/denpasar-catur-muka-statue-768x512.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/denpasar-catur-muka-statue.jpg 1500w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-30991\" class=\"wp-caption-text\">Patung Catur Muka \u2013 Foto oleh I Komang Sumadi Arta<\/figcaption><\/figure>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Filosofi dari patung ini adalah Patung Empat Wajah yang berdiri di atas bunga Teratai\/Padma merupakan penjelmaan dari Gurunya, berupa penjelmaan Catur Gophala. Pengambilan perwujudan Wajah Empat merupakan simbol pemegang kekuasaan pemerintahan yang digambarkan pada keempat tangannya. <\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2>Puputan Badung<\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Di dekat patung juga terdapat Museum Bali serta Lapangan Puputan Badung yang pada tahun 1906 merupakan medan pertempuran Perang Puputan Badung ketika tentara Belanda menyerbu ibu kota Bali \u2013 Denpasar. <\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-30989 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/puputan-statue-denpasar-791x1024.jpg\" alt=\"Patung Puputan Denpasar\" width=\"791\" height=\"1024\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/puputan-statue-denpasar-791x1024.jpg 791w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/puputan-statue-denpasar-232x300.jpg 232w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/puputan-statue-denpasar-768x994.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/puputan-statue-denpasar-1187x1536.jpg 1187w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/puputan-statue-denpasar.jpg 1500w\" sizes=\"auto, (max-width: 791px) 100vw, 791px\" \/><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Kata <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">puputan<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> bila diterjemahkan berarti \u201chabis-habisan\u201d. Dan di bagian barat Lapangan Puputan terdapat sebuah monumen yang didirikan sebagai bentuk mengenang dan menghormati masyarakat Bali yang berjuang habis-habisan melawan tentara Belanda demi mempertahankan kehormatan dan harkat dan martabat masyarakat Bali. tentu saja Indonesia. Saat itu, tak kurang empat ribu orang, termasuk keluarga Kerajaan Denpasar, tewas.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Saat ini Tugu Puputan Badung menjadi pusat kegiatan rekreasi masyarakat Denpasar yang setiap sore berbondong-bondong datang ke Lapangan Puputan untuk berolahraga atau bersantai bersama keluarga.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><b><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-30988 size-full\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/denpasar-capital-city.jpg\" alt=\"Ibu Kota Denpasar\" width=\"813\" height=\"539\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/denpasar-capital-city.jpg 813w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/denpasar-capital-city-300x199.jpg 300w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/denpasar-capital-city-768x509.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 813px) 100vw, 813px\" \/><\/b><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\">Pura Jagatnatha<\/h2>\n<p style=\"text-align: left;\">Lokasi terdekat lainnya dan patut dikunjungi adalah kuil ini, <a href=\"https:\/\/maps.app.goo.gl\/uuJMqZFTPHnA3FRDA\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pura Jagatnatha<\/a>, dipersembahkan kepada Sanghyang Widi, dewa tertinggi dalam agama Hindu Bali. Sayangnya rusak pada masa Puputan pada tahun 1906, namun dibangun kembali pada tahun 1907. Candi utama berpusat pada penyu Bedawang yang dikelilingi oleh dua ekor ular. Gambar ini mewakili penciptaan dunia.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><a href=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/tujuan\/bali\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Explore lebih banyak di Bali<\/a><\/h3>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Denpasar, ibu kota Bali, merupakan tempat yang kaya akan sejarah, budaya, dan pemandangan menawan. Inilah pusat kerajaan Badung; \u201cDen Pasar\u201d yang artinya \u201cPasar Sentral\u201d.<\/p>","protected":false},"author":61,"featured_media":30986,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"categories":[270],"tags":[368],"section":[385],"interest":[377],"_magazine":[328],"class_list":["post-9708","article","type-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","category-explore","tag-368","section-explore","interest-sightseeing","_magazine-328"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/article\/9708","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/article"}],"about":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/article"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/61"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9708"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/article\/9708\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30986"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9708"},{"taxonomy":"section","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/section?post=9708"},{"taxonomy":"interest","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/interest?post=9708"},{"taxonomy":"_magazine","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/_magazine?post=9708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}<!-- This website is optimized by Airlift. Learn more: https://airlift.net. Template:. Learn more: https://airlift.net. Template: 6a3c9e6bc6af5a91495580da. Config Timestamp: 2026-06-25 03:19:51 UTC, Cached Timestamp: 2026-09-02 03:40:18 UTC -->