{"id":38428,"date":"2025-09-18T09:53:38","date_gmt":"2025-09-18T01:53:38","guid":{"rendered":"https:\/\/instantkarmamag.com\/?post_type=article&#038;p=38428"},"modified":"2025-09-22T09:53:24","modified_gmt":"2025-09-22T01:53:24","slug":"seni-yang-terwujud-dari-jiwa-indonesia-jake-paul-white","status":"publish","type":"article","link":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/artikel\/seni-yang-terwujud-dari-jiwa-indonesia-jake-paul-white\/","title":{"rendered":"Seni yang Terwujud dari Jiwa Indonesia \u2013 Jake Paul White"},"content":{"rendered":"<div id=\"bsf_rt_marker\"><\/div>\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Seri Sumba Jake Paul White<\/em> adalah penyelaman yang lambat dan jujur ke suatu tempat di mana waktu membentang dan cerita menanti.<\/strong><br><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumba, Indonesia, adalah negeri yang penuh keindahan alami, tempat perbukitan hijau bergulung bertemu sabana keemasan di bawah langit yang dihiasi matahari terbenam yang berapi-api. Bagi mereka yang terpesona oleh budaya Indonesia, pulau ini membangkitkan hasrat berkelana yang mendalam, sebuah panggilan untuk menjelajahi lanskapnya yang semarak dan tradisi kunonya.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada awal 2025, seniman Inggris Jake Paul White menjawab panggilan tersebut saat menjalani residensi di Cap Karoso. Di sanalah ia menciptakan Seri Sumba \u2013 sebuah koleksi lukisan yang menangkap semangat pulau tersebut melalui pigmen alami dan sapuan kuas yang intuitif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karya White merupakan undangan untuk menemukan kontribusi unik Sumba terhadap keberagaman negara ini.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Cap-Karoso-Shoot-8-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-38431\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Cap-Karoso-Shoot-8-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Cap-Karoso-Shoot-8-300x200.jpg 300w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Cap-Karoso-Shoot-8-768x512.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Cap-Karoso-Shoot-8-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Cap-Karoso-Shoot-8-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Cap-Karoso-Shoot-8-18x12.jpg 18w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jalan Seorang Pengembara Menuju Seni<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jake Paul White, lahir pada tahun 1990 di Inggris dari ibu berkebangsaan India dan ayah berkebangsaan Inggris, terlahir dalam gaya hidup nomaden. Masa kecilnya, yang dibentuk oleh keluarga militer, mengharuskannya berpindah-pindah ke tiga negara dan bersekolah di enam sekolah di usia lima belas tahun.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Didiagnosis disleksia pada usia sepuluh tahun, ia menemukan suara dan ekspresinya melalui seni, di mana tekstur dan warna berbicara ketika kata-kata tidak dapat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah mempelajari seni rupa dan seni cetak, kehidupan White mengalami perubahan yang tak terduga: tampil sebagai slackliner di seluruh Eropa, mengajar yoga di seluruh dunia, dan mendirikan studio kreatif yang mendesain untuk berbagai merek kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di antara segelintir orang yang beruntung, pandemi menangkapnya di Bali, tempat ia masih tinggal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"819\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/L1000800-copy-819x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-38432\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/L1000800-copy-819x1024.jpg 819w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/L1000800-copy-240x300.jpg 240w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/L1000800-copy-768x960.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/L1000800-copy-1229x1536.jpg 1229w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/L1000800-copy-10x12.jpg 10w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/L1000800-copy.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Magang selama enam bulan di sebuah rumah tembikar Bali menghidupkan kembali hasratnya untuk melukis, membumikannya dalam ritme sentuhan material alami. Karya seni White, yang dikumpulkan secara global, menggunakan pewarna seperti nila, tanah liat, dan teh untuk menciptakan karya-karya lembut berlapis yang terasa hidup.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lukisannya tidak menuntut perhatian \u2013 sebaliknya, lukisannya mengundang hubungan yang tenang dan halus bagi mereka yang melihat tujuan sebenarnya dalam karyanya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Panggilan Sumba<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari April hingga Mei 2025, White menghabiskan tiga minggu residensi seniman di Cap Karoso di Sumba, dikelilingi oleh lanskap dan budayanya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>\u201cResidensi ini sangat memengaruhi pekerjaan dan proses saya,\u201d<\/em> dia berbagi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-text-align-center\"><em>\u201cBekerja dengan pigmen dan pewarna alami yang bersumber dari pulau ini \u2013 seperti sirih (daun sirih), pinang (pinang), dan kapur (batu kapur) \u2013 memperdalam kepekaan saya terhadap materialitas dan ketidakpastian yang melekat pada unsur-unsur alam.\u201d&nbsp;<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini melahirkan Seri Sumba, koleksi yang menyatukan warna-warna alam yang cerah ke dalam setiap kanvas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">White menggunakan bahan-bahan lokal seperti kulit kayu mahoni untuk warna merah-coklat, kayu taramanu untuk warna kuning, dan kayu yay mall untuk warna merah tua \u2013 pigmen yang dikaitkan dengan tradisi Sumba dan pengobatan herbal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui pewarnaan, perendaman, dan penuangan, ia membiarkan bahan-bahan membimbingnya, menciptakan lukisan yang menggemakan perbukitan Sumba dan ritual sakralnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Serial ini mengeksplorasi perubahan, penyembuhan, dan rasa memiliki, yang beresonansi dengan orang-orang yang merasakan tarikan Indonesia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap bagian merupakan potret jiwa Sumba, yang mengundang pemirsa untuk menjelajahi lanskapnya melalui warna dan tekstur.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Cap-Karoso-Shoot-19-1-819x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-38437\" title=\"\"><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Melukis dengan Alam<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bekerja dengan pigmen alami Sumba memiliki tantangan tersendiri. Kelembapan dan metode persiapan membuat warna sulit diprediksi, sehingga membutuhkan eksperimen terus-menerus. <em>\u201cMencapai keseimbangan yang tepat antara saturasi dan translusensi membutuhkan kesabaran,\u201d <\/em>Kata White.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mencari sumber material dengan hormat, sembari menghormati tradisi lokal dan keberlanjutan, sama pentingnya dalam pendekatannya. Tantangan-tantangan ini membentuk prosesnya, mengajarinya untuk memahami nuansa setiap material yang digunakan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasilnya adalah seri yang terasa organik, dengan pengaruh nyata dari roh pulau itu dalam karya akhirnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Budaya Sumba meninggalkan kesan yang mendalam. Keharmonisan masyarakat dengan tanah dan tradisi mereka\u2014yang berakar pada rasa hormat yang mendalam terhadap alam dan ritual\u2014mencerminkan pendekatan White terhadap seni.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hubungan ini memberi nuansa tempat pada Seri Sumba, menjadikannya sebagai penghormatan pada kedalaman budaya Indonesia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi mereka yang mencintai warisan nusantara, lukisan-lukisan ini merupakan eksplorasi dan apresiasi terhadap keberagamannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Seri Sumba merupakan penghormatan kepada Sumba dan Indonesia.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Warna merah tanah, kuning cerah, dan hijaunya yang rimbun menangkap keindahan pulau yang liar, membangkitkan rasa ingin tahu siapa pun yang ingin menjelajahi perbukitan dan desa-desanya. Lukisan-lukisan White mengajak para pencinta seni untuk merasakan denyut budaya Indonesia, dari lanskapnya yang semarak hingga ritual-ritualnya yang tenang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itu adalah panggilan untuk berkemas, menjelajahi jalan-jalan di Sumba, dan membiarkan warna-warnanya melekat di pikiran Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Karya White adalah pengingat keajaiban kepulauan tersebut.&nbsp;<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seri Sumba-nya memadukan seni dan petualangan, menawarkan sekilas gambaran pulau tempat alam dan tradisi saling terkait, seakan melihat masa lalu melalui lensa.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lukisan-lukisan ini mengajak Anda untuk menjelajahi Sumba dan banyak pulau lain yang sering terabaikan di antara kepulauan Indonesia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">___&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-text-align-center\"><em>Seri Sumba merupakan penghormatan kepada Sumba dan Indonesia.<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tentang Seniman<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Dengan palet dan proses yang terus berkembang, Jake senang bereksperimen dengan bahan dan teknik baru, yang memungkinkan kanvas menjadi ruang untuk kontemplasi, kehadiran, dan ketegangan puitis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hubungi Jake<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Instagram: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/jake_paul_white\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>jake_paul_white<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>E-MAIL <\/strong><a href=\"https:\/\/www.jakepaulwhite.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>halo@jakepaulwhite.com<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Kunjungi situs webnya untuk informasi lebih lanjut<\/em><br><a href=\"https:\/\/www.jakepaulwhite.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">www.jakepaulwhite.com<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tempat<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Residensi Seniman diadakan di <strong>Cap Karoso in Sumba.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jantung Cap Karoso adalah pertanian biologisnya. Mencakup lahan seluas tiga hektar yang telah direhabilitasi, pertanian ini menghasilkan hampir semua buah dan sayuran yang mereka gunakan di restoran dan bar mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Instagram:<\/em> <\/strong><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/cap_karoso\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>cap_karoso<\/strong><\/a><strong>&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Kunjungi situs web mereka untuk informasi lebih lanjut<\/em><\/strong><br><a href=\"https:\/\/capkaroso.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>capkaroso.com<\/em><\/a><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Cap-Karoso-Shoot-26-1-683x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-38436\" title=\"\"><\/figure>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warna merah tanah, kuning cerah, dan hijau subur menangkap keindahan pulau yang liar, menggugah rasa ingin tahu siapa pun yang tertarik pada alam murni dan desa-desa yang tenang. Serial Sumba dari Jake Paul White adalah penyelaman yang lambat dan jujur ke tempat di mana waktu membentang dan cerita menunggu.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":38437,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"categories":[272,270,273],"tags":[],"section":[390,388],"interest":[425,196,401,393],"_magazine":[426],"class_list":["post-38428","article","type-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","category-artsy","category-explore","category-people","section-artsy","section-people","interest-art","interest-luxury","interest-nature","interest-philosphy","_magazine-426"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/article\/38428","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/article"}],"about":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/article"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38428"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/article\/38428\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38443,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/article\/38428\/revisions\/38443"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38437"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38428"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38428"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38428"},{"taxonomy":"section","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/section?post=38428"},{"taxonomy":"interest","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/interest?post=38428"},{"taxonomy":"_magazine","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/_magazine?post=38428"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}<!-- This website is optimized by Airlift. Learn more: https://airlift.net. Template:. Learn more: https://airlift.net. Template: 6a3c9e6bc6af5a91495580da. Config Timestamp: 2026-06-25 03:19:51 UTC, Cached Timestamp: 2026-09-02 12:11:10 UTC -->