{"id":28918,"date":"2024-01-01T13:18:20","date_gmt":"2024-01-01T05:18:20","guid":{"rendered":"https:\/\/instantkarmamag.com\/?post_type=article&#038;p=28918"},"modified":"2024-06-29T19:53:45","modified_gmt":"2024-06-29T11:53:45","slug":"seni-rajutan-mang-moel","status":"publish","type":"article","link":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/artikel\/seni-rajutan-mang-moel\/","title":{"rendered":"Seni Rajutan Mang Moel"},"content":{"rendered":"<div id=\"bsf_rt_marker\"><\/div><p><span data-contrast=\"auto\">Mulyana atau biasa disapa Mang Moel merupakan seniman instalasi rajutan kontemporer dengan menggunakan benang bekas.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Seniman kelahiran Bandung ini berhasil menyulap benang sisa pabrik menjadi karya seni yang indah dan penuh makna. Ia terinspirasi untuk memanfaatkan bahan sisa karena ingin mengurangi sampah dan menciptakan karya seni yang unik dan menarik. Ia mengumpulkan sisa benang dari pabrik-pabrik di sekitar Bandung kemudian merajut sisa benang tersebut menjadi berbagai bentuk, seperti bunga, hewan, dan tumbuhan.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Salah satu instalasi rajutannya yang terkenal adalah karya berjudul \u201cKecantikan yang Terlupakan\u201d\u2026<\/span><\/p>\n<p><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Karya ini terbuat dari sisa benang berbagai warna yang dirangkai menjadi sebuah bunga raksasa. Karya ini menggambarkan keindahan yang terlupakan, seperti keindahan alam yang semakin terancam akibat kerusakan lingkungan.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-28926 size-full\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/51mangmoel.jpg\" alt=\"Seni Rajutan Mang Moel\" width=\"1920\" height=\"1080\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/51mangmoel.jpg 1920w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/51mangmoel-300x169.jpg 300w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/51mangmoel-768x432.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/51mangmoel-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/51mangmoel-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/51mangmoel-624x351.jpg 624w\" sizes=\"auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Karya-karyanya telah membuktikan bahwa sampah bisa menjadi sesuatu yang berharga dan bermakna. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang keseniannya, kami ngobrol dengan Mang Moel.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h3>Mang Moel, kapan Anda mulai mengerjakan seni instalasi berbahan dasar benang daur ulang dan upcycled ini?<\/h3>\n<p><em>Sebenarnya saya mulai membuat karya rajutan ketika saya masih kuliah di Bandung. Saya kuliah di Jurusan Pendidikan Seni Rupa Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, sehingga metode desain dan kriya menjadi salah satu materi yang saya pelajari di kampus tersebut. Namun saya mulai merajut sendiri ketika sedang berkumpul dengan teman-teman di Tobucil (Toko Buku Kecil) di Bandung. Antara tahun 2006-2008. Saya mulai menikmati merajut.\u00a0<\/em><\/p>\n<p><em>Pada tahun 2009, saya mengadakan pameran tunggal pertama, sebuah pameran kecil-kecilan di ruang alternatif sekitar kampus. Saat itu saya mulai menggunakan kain, benang, dan bahan dari pabrik tekstil di Bandung. Karya-karya yang muncul pada tahun itu tidak banyak menggunakan teknik merajut; Saya masih menggunakan teknik pompom menggunakan benang untuk membuat modul-modul kecil yang disusun menjadi beberapa bentuk monster.\u00a0\u00a0<\/em><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-28923 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/21mangmoel-1024x576.jpg\" alt=\"Seni Rajutan Mang Moel\" width=\"1024\" height=\"576\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/21mangmoel-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/21mangmoel-300x169.jpg 300w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/21mangmoel-768x432.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/21mangmoel-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/21mangmoel-624x351.jpg 624w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/21mangmoel.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<h3>Bisakah Anda memandu kami melalui proses pembuatan salah satu instalasi benang rajutan Mang Moel?<\/h3>\n<p><em>Mungkin saya salah satu seniman yang jarang menggunakan desain awal dalam membuat sebuah karya\u2014sepertinya semua konsep dan ide ada di kepala saya (tertawa). Jadi biasanya saya ditemani beberapa rekan di studio untuk melakukan brainstorming ide terlebih dahulu sebelum melaksanakan pekerjaan. Setelah saya mempunyai ide, saya mencoret-coretnya di iPad saya dan kemudian membaginya dengan tim produksi di studio. <\/em><\/p>\n<p><em>Alhamdulillah sekarang sudah ada tim yang membantu di studio; pada tahun-tahun awal pembuatan karya instalasi saya masih melakukannya sendiri, dan setelah pameran selesai saya langsung jatuh sakit (Tertawa).\u00a0\u00a0<\/em><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-28925 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/41mangmoel.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"1024\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/41mangmoel-250x250.jpg 250w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/41mangmoel-150x150.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<h3>Bisakah Anda memberi tahu kami bagaimana Anda bisa berpartisipasi dalam pameran di sana?<\/h3>\n<p><em>Sebagian besar pameran yang saya ikuti baik di dalam maupun luar negeri adalah atas undangan. Maka sebagai seniman, saya diundang langsung baik oleh pihak galeri sebagai institusi maupun kurator pameran secara pribadi untuk mengikuti berbagai program.\u00a0\u00a0\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Salah satu karya ikonik Anda adalah MOGUS, sebuah seni instalasi berbentuk Monster Gurita Sigarantang.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-28921 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1mangmoel-1024x576.jpg\" alt=\"Mogus mang Moel\" width=\"1024\" height=\"576\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1mangmoel-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1mangmoel-300x169.jpg 300w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1mangmoel-768x432.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1mangmoel-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1mangmoel-624x351.jpg 624w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1mangmoel.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Adakah cerita di balik pembuatan karya ikonik ini?<\/h3>\n<p><em>MOGUS merupakan singkatan dari Monster Octopus Sigarantang (siga = seperti, rantang = nampan makanan bertumpuk) karena bentuk awalnya bertumpuk seperti nampan makanan klasik berbahan enamel. Pemilihan bentuk gurita ini karena hewan tersebut mempunyai banyak tangan, dan aku merasa apa yang aku lakukan akan lebih cepat selesai jika aku mempunyai banyak tangan (tertawa). <\/em><\/p>\n<p><em>MOGUS sebenarnya adalah alter ego saya, dan MOGUS bisa menjadi apapun yang saya inginkan, bisa laki-laki, bisa perempuan, bisa punya banyak mata, bisa banyak warna. Pokoknya bisa bebas menjadi apa saja.\u00a0\u00a0<\/em><b><\/b><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-28924 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/31mangmoel-1024x576.jpg\" alt=\"Seni Rajutan Mang Moel\" width=\"1024\" height=\"576\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/31mangmoel-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/31mangmoel-300x169.jpg 300w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/31mangmoel-768x432.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/31mangmoel-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/31mangmoel-624x351.jpg 624w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/31mangmoel.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<h3>Apakah Anda punya pesan atau saran untuk seniman muda yang juga berkecimpung dalam seni instalasi recycle dan upcycle dari bahan apa pun?<\/h3>\n<p><em>Yang jelas kita tidak boleh berhenti menjelajah. Jika sulit membuat karya dari bahan daur ulang, setidaknya kita berusaha meminimalisir dampak dari proses pembuatan karya yang kita lakukan.\u00a0\u00a0<\/em><\/p>\n<p><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span data-contrast=\"auto\">Lihat Instagramnya: <\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/mangmoel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span data-contrast=\"auto\">@mangmoel<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/a><\/p>\n<p><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dari sisa benang hingga karya seni yang penuh makna. Temui Mang Moel, seniman di balik rajutan. <\/p>","protected":false},"author":61,"featured_media":28920,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"categories":[272,275,273],"tags":[369,411],"section":[390,387,388],"interest":[380,372],"_magazine":[333],"class_list":["post-28918","article","type-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","category-artsy","category-impact","category-people","tag-369","tag-readmore","section-artsy","section-impact","section-people","interest-creative","interest-eco","_magazine-333"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/article\/28918","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/article"}],"about":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/article"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/61"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28918"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/article\/28918\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28920"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28918"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28918"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28918"},{"taxonomy":"section","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/section?post=28918"},{"taxonomy":"interest","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/interest?post=28918"},{"taxonomy":"_magazine","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/_magazine?post=28918"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}<!-- This website is optimized by Airlift. Learn more: https://airlift.net. Template:. Learn more: https://airlift.net. Template: 6a3c9e6bc6af5a91495580da. Config Timestamp: 2026-06-25 03:19:51 UTC, Cached Timestamp: 2026-09-01 13:42:31 UTC -->