{"id":19715,"date":"2022-11-04T16:11:53","date_gmt":"2022-11-04T08:11:53","guid":{"rendered":"https:\/\/instantkarmamag.com\/?post_type=article&#038;p=19715"},"modified":"2024-02-05T02:40:55","modified_gmt":"2024-02-04T18:40:55","slug":"gaya-batuan","status":"publish","type":"article","link":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/artikel\/gaya-batuan\/","title":{"rendered":"Gaya Batuan \u2013 Seni tradisional milenium"},"content":{"rendered":"<div id=\"bsf_rt_marker\"><\/div><p lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><span lang=\"en-US\">Gaya Batuan berasal dari desa dengan nama yang sama, terletak di Kabupaten Gianyar di <a href=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/tujuan\/bali\/\">Bali<\/a>, sekitar 10 kilometer selatan Ubud. Ini terkenal dengan seni dan kuil-kuilnya yang indah. Di salah satunya, Pura Puseh Desa Batuan, yang mungkin pernah Anda lihat di banyak pemandu wisata, para seniman Batuan mendirikan sekolah melukis. Mereka membantu anak-anak menguasai gaya melukis Batuan, dengan harapan dapat mewariskan tradisi jangka panjang ini kepada generasi baru. Bagaimana mereka begitu lama mewariskan keterampilan melukis kepada generasi baru? Bagaimana gaya lukisan Batuan? Para seniman menjawab pertanyaan-pertanyaan ini lebih jauh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-19719 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01896-1.jpg\" alt=\"lukisan gaya batu budaya desa batu bali\" width=\"1024\" height=\"683\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01896-1.jpg 2560w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01896-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01896-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01896-1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01896-1-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01896-1-2048x1366.jpg 2048w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01896-1-624x416.jpg 624w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<h3 lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><span lang=\"en-US\">Lukisan gaya Batuan sangat rumit dan padat serta mungkin menggambarkan berbagai skenario. <\/span><\/h3>\n<p lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><span lang=\"en-US\">Beberapa menampilkan keseluruhan desa, dan pemirsa memerlukan banyak waktu untuk melihat segala sesuatu yang terjadi dalam gambar. Para seniman menggunakan gaya ini untuk menggambarkan upacara keagamaan dan seniman biasa melukis dewa dan kuil, ilustrasi mitos, dan adegan penting dari kehidupan masyarakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_19726\" aria-describedby=\"caption-attachment-19726\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-19726 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/I-Made-Dwi-Fandika_Bayangan-Masa-Depan.jpg\" alt=\"lukisan gaya batu budaya desa batu bali\" width=\"1024\" height=\"769\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/I-Made-Dwi-Fandika_Bayangan-Masa-Depan.jpg 2000w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/I-Made-Dwi-Fandika_Bayangan-Masa-Depan-300x225.jpg 300w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/I-Made-Dwi-Fandika_Bayangan-Masa-Depan-768x577.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/I-Made-Dwi-Fandika_Bayangan-Masa-Depan-1024x769.jpg 1024w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/I-Made-Dwi-Fandika_Bayangan-Masa-Depan-1536x1154.jpg 1536w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/I-Made-Dwi-Fandika_Bayangan-Masa-Depan-624x469.jpg 624w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-19726\" class=\"wp-caption-text\"><em>I Made Dwi Fandika \u2013 Bayangan Masa Depan<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><span lang=\"en-US\">Seiring dengan perubahan kehidupan dan kemajuan yang tidak bisa dihindari, cerita-cerita dalam lukisan pun ikut berkembang. Gambar yang paling menarik adalah gambar yang menampilkan banyak adegan kecil di atas kanvas yang sama: orang-orang yang berpartisipasi dalam upacara dan melakukan pekerjaan rumah tangga, anak-anak bermain, dan terkadang Anda bahkan dapat menemukan turis menikmati liburan mereka di sana. <\/span><\/p>\n<h3 lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><span lang=\"en-US\">Apapun yang terjadi dalam hidup dan pikiran kita dapat tercermin dalam lukisan Batuan.<\/span><\/h3>\n<p lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><span lang=\"en-US\">Butuh waktu dan tenaga untuk menyelesaikan lukisan seperti ini, dan beberapa bagian mungkin membutuhkan waktu hingga satu atau bahkan dua bulan. Kesulitannya, lukisan khas Batuan memiliki banyak detail kecil yang memerlukan perhatian cermat dari senimannya. Meski prosedurnya terdengar cukup sederhana, seorang seniman terlebih dahulu menggambar kontur lukisan lalu memilih salah satu dari dua teknik atau menggabungkannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-19723 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01875-1.jpg\" alt=\"lukisan gaya batu budaya desa batu bali\" width=\"1024\" height=\"683\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01875-1.jpg 2560w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01875-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01875-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01875-1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01875-1-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01875-1-2048x1366.jpg 2048w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01875-1-624x416.jpg 624w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><em><span lang=\"en-US\"><b>Manyunan<\/b><\/span><\/em><span lang=\"en-US\">\u00a0hanyalah melapisi cat, menjadikan warnanya lebih pekat dan gelap untuk menciptakan corak dan membuatnya pucat jika terkena cahaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><em><span lang=\"en-US\"><b>Ngucek<\/b><\/span><\/em><span lang=\"en-US\">\u00a0lebih rumit dan membutuhkan keterampilan. Seorang seniman menggunakan dua kuas sekaligus: satu kuas dengan tinta dan satu kuas dengan air untuk memberi bayangan pada tinta pada gambar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><span lang=\"en-US\">Meski gaya Batuan terbukti sudah ada sejak seribu tahun yang lalu, namun lukisan-lukisan pada masa itu tidak bertahan. Bahan yang digunakan untuk melukis pada masa itu adalah bahan alami, terbuat dari mineral, tumbuhan, atau jelaga. Belakangan seniman barat membawa material baru yang lebih mudah digunakan dan bertahan lebih lama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-19720 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01887-1.jpg\" alt=\"lukisan gaya batu budaya desa batu bali\" width=\"1024\" height=\"683\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01887-1.jpg 2560w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01887-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01887-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01887-1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01887-1-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01887-1-2048x1366.jpg 2048w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/DSC01887-1-624x416.jpg 624w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<h3 lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><span lang=\"en-US\">Seiring berjalannya waktu, gaya Batuan berubah, menggunakan material berbeda dan menceritakan kisah baru. <\/span><\/h3>\n<p lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><span lang=\"en-US\">Banyak anak-anak di Desa Batuan yang belajar melukis dengan gaya ini. Guru mereka (seniman sejati) mengatakan separuh dari anak-anak ini akan menjadi seniman di masa depan. Anak-anak membawa pandangan dunia mereka ketika mereka melukis. Mereka tidak ingin menggambarkan dewa dan kuil, tetapi mudah untuk menemukan mobil, UFO, karakter anime, dan bahkan manusia laba-laba dalam karya mereka. Ketika para seniman melestarikan gaya Batuan selama bertahun-tahun, mereka memandangnya sebagai tugas mereka untuk mewariskan tradisi tersebut kepada generasi baru.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_19725\" aria-describedby=\"caption-attachment-19725\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-19725 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Ni-Luh-Ade-Genis_Spiderman-di-Kehidupan-Nyata.jpg\" alt=\"lukisan gaya batu budaya desa batu bali\" width=\"1024\" height=\"783\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Ni-Luh-Ade-Genis_Spiderman-di-Kehidupan-Nyata.jpg 2000w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Ni-Luh-Ade-Genis_Spiderman-di-Kehidupan-Nyata-300x230.jpg 300w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Ni-Luh-Ade-Genis_Spiderman-di-Kehidupan-Nyata-768x588.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Ni-Luh-Ade-Genis_Spiderman-di-Kehidupan-Nyata-1024x783.jpg 1024w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Ni-Luh-Ade-Genis_Spiderman-di-Kehidupan-Nyata-1536x1175.jpg 1536w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Ni-Luh-Ade-Genis_Spiderman-di-Kehidupan-Nyata-624x477.jpg 624w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-19725\" class=\"wp-caption-text\"><em>Ni Luh Ade Genis \u2013 Spiderman dalam Kehidupan Nyata<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><span lang=\"en-US\">Anak-anak mulai menggambar gaya Batuan sebagai hobi ketika anak-anak di seluruh dunia belajar memainkan alat musik atau menari. Namun ketika mereka mengembangkan keterampilan mereka dan melukiskan gambaran yang semakin rumit, mereka dihadapkan pada sebuah pilihan: apakah mereka ingin terus mengembangkan keterampilan mereka, atau apakah itu bukan prioritas mereka?\u00a0<\/span><\/p>\n<p lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><span lang=\"en-US\">Para guru menceritakan kepada kami bahwa sekitar separuh anak-anak memutuskan untuk mengambil jalur seniman Batuan. Terlepas dari betapa sulitnya menyelesaikan sebuah lukisan, para seniman muda menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyempurnakan karya mereka dan menguasai keterampilan mereka, menjadi bagian dari tradisi berusia ribuan tahun ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><span lang=\"en-US\">Untuk informasi lebih lanjut tentang seni mereka, dan detail tentang perayaan 1000 tahun<\/span><\/p>\n<h3 lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><span lang=\"en-US\">Ikuti IG <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/baturulangun\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@batuulangun<\/a>\u00a0<\/span><\/h3>\n<h3 lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\"><span lang=\"en-US\">atau kunjungi kelas melukis mereka di Desa Batuan<\/span><\/h3>\n<h3 lang=\"de-CH\" align=\"LEFT\">Hubungi Bapak Gede: +62 812 3701-3605<\/h3>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Batuan adalah gaya lukisan tradisional Bali. Ia merayakan hari jadinya yang ke-1000 pada tahun 2022. Apakah ia tetap tidak berubah selama satu milenium?<\/p>","protected":false},"author":40,"featured_media":19727,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"categories":[272],"tags":[359,78],"section":[390],"interest":[380,397,378],"_magazine":[357],"class_list":["post-19715","article","type-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","category-artsy","tag-359","tag-bali","section-artsy","interest-creative","interest-history","interest-social","_magazine-357"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/article\/19715","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/article"}],"about":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/article"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/40"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19715"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/article\/19715\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19727"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19715"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19715"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19715"},{"taxonomy":"section","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/section?post=19715"},{"taxonomy":"interest","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/interest?post=19715"},{"taxonomy":"_magazine","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/_magazine?post=19715"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}<!-- This website is optimized by Airlift. Learn more: https://airlift.net. Template:. Learn more: https://airlift.net. Template: 6a3c9e6bc6af5a91495580da. Config Timestamp: 2026-06-25 03:19:51 UTC, Cached Timestamp: 2026-09-01 09:52:37 UTC -->