{"id":12178,"date":"2022-05-01T05:40:00","date_gmt":"2022-04-30T21:40:00","guid":{"rendered":"https:\/\/instantkarmamag.com\/?post_type=article&#038;p=12178"},"modified":"2024-06-11T02:36:53","modified_gmt":"2024-06-10T18:36:53","slug":"budaya-sasak-lombok","status":"publish","type":"article","link":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/artikel\/budaya-sasak-lombok\/","title":{"rendered":"Sasak Culture Lombok"},"content":{"rendered":"<div id=\"bsf_rt_marker\"><\/div><p>Mewakili 85% masyarakat Lombok merupakan bagian dari budaya Sasak. Meski dekat dengan Bali, mereka berbeda dengan orang Bali dalam berbagai hal. Pertama-tama, ada masalah agama.<\/p>\n<p>Dahulu kala, agama yang beragam di Lombok terdiri dari Budha, Hindu, dan animisme (kepercayaan bahwa benda, makhluk, dan tempat semuanya memiliki esensi spiritual tertentu).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Warisan budaya suku Sasak yang kaya<\/h3>\n<p>Ketika Islam masuk ke pulau itu, agama lokal berubah menjadi <i>Wetu Telu (<\/i>agama \u201ctiga kali\u201d). Tiga waktu mengacu pada jumlah shalat harian yang harus diselesaikan seorang jamaah.<\/p>\n<p>Mereka berdoa tiga kali sehari seperti orang Bali. Namun ada pula masyarakat Sasak yang mengikuti <i>Wetu Lima<\/i> (\u201clima waktu\u201d) agama, sehingga berdoa seperti yang dilakukan umat Islam. Faktanya, masyarakat Sasak mayoritas beragama Islam, sedangkan masyarakat Bali mayoritas beragama Hindu.<\/p>\n<p>Orang Sasak punya <i>gamelan<\/i> Orkestra (metalofon) serupa dengan yang bisa Anda temukan di Bali. Mereka memainkan musik untuk banyak tarian tradisional. Jenis permainan orkestra lainnya <i>pemberian gamelan,<\/i> semacam gambang bambu.<\/p>\n<figure id=\"attachment_12182\" aria-describedby=\"caption-attachment-12182\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-12182 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasakdarmadi1-scaled-1-1024x576.jpg\" alt=\"artikel budaya orang sasak lombok majalah karma instan mundful travel traveler indonesia\" width=\"1024\" height=\"576\" title=\"\"><figcaption id=\"caption-attachment-12182\" class=\"wp-caption-text\"><strong><em>Orkestra Gamelan \u2013 Foto oleh Darmadi Secondson<\/em><\/strong><\/figcaption><\/figure>\n<p>Puisi juga memadukan kedua tradisi keagamaan tersebut. Dibacakan dengan iringan musik, puisi dan cerita diceritakan dengan menggunakan media tari. Salah satu kisah tersebut adalah <i>tari sekali,<\/i> di mana dua penabuh drum memainkan ritme yang saling bertautan, melakukan pose dramatis (the <i>batek baris). <\/i><\/p>\n<figure id=\"attachment_12181\" aria-describedby=\"caption-attachment-12181\" style=\"width: 576px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-12181 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasakdarmadi2-576x1024.jpg\" alt=\"artikel budaya orang sasak lombok majalah karma instan mundful travel traveler indonesia\" width=\"576\" height=\"1024\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasakdarmadi2-576x1024.jpg 576w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasakdarmadi2-169x300.jpg 169w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasakdarmadi2-768x1365.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasakdarmadi2-864x1536.jpg 864w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasakdarmadi2-624x1109.jpg 624w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasakdarmadi2.jpg 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 576px) 100vw, 576px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12181\" class=\"wp-caption-text\"><em>Puisi dan Tari \u2013 Foto oleh Darmadi Secondson<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Ini meniru parade militer Belanda yang dibarengi dengan perempuan <i>telek<\/i> penari yang berperan sebagai raja, menteri, dan tentara. Atau <i>barong tengkok,<\/i> di mana laki-laki di dalam singa mitos memainkan gong ketel. Dalam <i>pepakon,<\/i> tarian seperti kesurupan dilakukan untuk menyembuhkan orang sakit, saat berada di dalam <i>gandrung,<\/i> seorang penari wanita lajang mengundang pria dari penonton untuk berdansa dengannya.<\/p>\n<h3><strong>Nelayan, petani dan pengrajin<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_12179\" aria-describedby=\"caption-attachment-12179\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-12179 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak4-scaled-1-1024x683.jpg\" alt=\"artikel budaya orang sasak lombok majalah karma instan mundful travel traveler indonesia\" width=\"1024\" height=\"683\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak4-scaled-1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak4-scaled-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak4-scaled-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak4-scaled-1-1536x1025.jpg 1536w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak4-scaled-1-2048x1366.jpg 2048w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak4-scaled-1-624x416.jpg 624w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12179\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>Petani \u2013 Foto oleh Jerry Mihimana<\/strong><\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Tenun merupakan kerajinan tradisional masyarakat Sasak. Perempuan yang pernah bisa menenun dengan baik memiliki prospek pernikahan yang lebih baik, sehingga anak perempuan mulai menenun sejak usia tujuh tahun. Pakaian tenunan tangan yang paling populer adalah <i>ikat<\/i> Dan <i>kain songket, <\/i>yang merupakan berbagai jenis kain tenun.<\/p>\n<p>Bertani adalah pekerjaan penting lainnya di sini, dengan padi, kedelai, kopi, tembakau, kapas, dan banyak lagi yang menjadi tanaman utama di pulau ini. Karena Lombok sangat bergantung pada beras, banyak orang yang bekerja di sawah.<\/p>\n<h3>Ada kesenjangan gender yang besar dalam budaya Sasak<\/h3>\n<p>Baik dari segi pendapatan, pendidikan ataupun <a href=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/_topic\/kesehatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kesehatan<\/a>, perempuan lebih banyak berjuang di sini. Demikian pula, perempuan jarang berpartisipasi dalam kehidupan politik atau ekonomi. Di beberapa desa, perempuan bahkan tidak bisa mewarisi tanah. Demikian pula halnya dengan dinamika keluarga.<\/p>\n<p>Manusia dianggap sebagai pemimpin dan dengan demikian membuat semua keputusan penting sambil melakukan sedikit hal di rumah. Sedemikian rupa sehingga mencuci piring mungkin dianggap memalukan bagi orang Sasak.<\/p>\n<figure id=\"attachment_12184\" aria-describedby=\"caption-attachment-12184\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-12184 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak1-scaled-1-1024x683.jpg\" alt=\"artikel budaya orang sasak lombok majalah karma instan mundful travel traveler indonesia\" width=\"1024\" height=\"683\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak1-scaled-1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak1-scaled-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak1-scaled-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak1-scaled-1-1536x1025.jpg 1536w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak1-scaled-1-2048x1366.jpg 2048w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak1-scaled-1-624x416.jpg 624w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12184\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>Petani \u2013 Foto oleh Jerry Mihimana<\/strong><\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Seiring dengan peralihan masyarakat Sasak <i>Wetu Telu<\/i> ke <i>Wetu Lima<\/i>, Ritual Hindu dan animisme punah. Namun masih ada satu tradisi yang penuh teka-teki dan menghibur, yang dikenal sebagai <i>Perang Topat,<\/i> \u201cperang ketan\u201d.<\/p>\n<p>Pertarungan yang cukup seru ini merayakan keharmonisan antara umat Hindu dan Muslim. Komunitas berkumpul <i>Pura Lingsar, <\/i>sebuah kompleks besar yang terdiri dari candi Hindu dan candi Islam.<\/p>\n<p>Mereka melakukan a <i>Pujawali <\/i>ritual pertama, disusul perang makanan, di mana kedua belah pihak menggunakan nasi yang dibungkus daun kelapa sebagai senjata. Pada akhirnya, semua orang bisa mengambil sisanya. Ini adalah simbol indah dari dua agama yang hidup damai di tempat yang sama, berbagi makanan dan tanah meskipun ada perbedaan.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><strong>Masyarakat Sasak merupakan perpaduan unik dari berbagai budaya dan agama <\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_12180\" aria-describedby=\"caption-attachment-12180\" style=\"width: 683px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-12180 size-large\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak3-scaled-1-683x1024.jpg\" alt=\"artikel budaya orang sasak lombok majalah karma instan mundful travel traveler indonesia\" width=\"683\" height=\"1024\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak3-scaled-1-683x1024.jpg 683w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak3-scaled-1-200x300.jpg 200w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak3-scaled-1-768x1151.jpg 768w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak3-scaled-1-1025x1536.jpg 1025w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak3-scaled-1-1366x2048.jpg 1366w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak3-scaled-1-624x935.jpg 624w, https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/sasak3-scaled-1.jpg 1708w\" sizes=\"auto, (max-width: 683px) 100vw, 683px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12180\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>Anak-anak di Pantai \u2013 Foto oleh Jerry Mihimana<\/strong><\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Mereka hidup berdampingan di pulau itu, mengembangkan tradisi, seni, dan cara hidup yang tidak biasa. Rasakan sendiri budaya unik ini dengan berkunjung. Namun, jangan khawatir tentang mengemas bom ketan. Anda akan disambut dengan tangan terbuka.<\/p>\n<h4>____<\/h4>\n<h4><\/h4>\n<h4>Artikel ini terwujud berkat kerja sama dengan Saifana Organic di Lombok Utara.<\/h4>\n<h4>Ikuti Pertanian Organik Saifana di Instagram: <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/saifanaorganicfarm\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@saifanaorganicfarm<\/a><\/h4>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-12186\" src=\"https:\/\/instantkarmamag.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/0405720eb89575c1bfd384342bc8de26.jpg\" alt=\"saifana pertanian organik logo lombok artikel budaya masyarakat sasak artikel majalah karma instan\" width=\"150\" height=\"150\" title=\"\"><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mari kita lihat lebih dekat Sasak Culture. Dari segi masyarakat dan budaya, Lombok benar-benar unik.<\/p>","protected":false},"author":40,"featured_media":12182,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"categories":[271],"tags":[351],"section":[386],"interest":[397,393],"_magazine":[352],"class_list":["post-12178","article","type-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","category-culture","tag-351","section-culture","interest-history","interest-philosphy","_magazine-352"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/article\/12178","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/article"}],"about":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/article"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/40"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12178"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/article\/12178\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12182"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12178"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12178"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12178"},{"taxonomy":"section","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/section?post=12178"},{"taxonomy":"interest","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/interest?post=12178"},{"taxonomy":"_magazine","embeddable":true,"href":"https:\/\/instantkarmamag.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/_magazine?post=12178"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}<!-- This website is optimized by Airlift. Learn more: https://airlift.net. Template:. Learn more: https://airlift.net. Template: 6a3c9e6bc6af5a91495580da. Config Timestamp: 2026-06-25 03:19:51 UTC, Cached Timestamp: 2026-09-01 11:12:12 UTC -->